Pandemi Covid-19 di Cilacap, TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2020 Resmi Dibuka

Home / Berita / Pandemi Covid-19 di Cilacap, TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2020 Resmi Dibuka
Pandemi Covid-19 di Cilacap, TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2020 Resmi Dibuka Pembukaan TMMD ditandai dengan penyerahan Berita Acara Program TMMD dari Bupati Cilacap H Tatto Suwarto Pamuji kepada Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Kodim 0703 Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto SE MTr (Han). (FOTO: Pendim Cilacap)

TIMESCILACAP, CILACAP – Di tengah pandemi Covid-19, kegiatan pembangunan desa terus dilakukan oleh Kodim 0703 Cilacap melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Dan program TMMD Sengkuyung Tahap II tahun 2020 ini resmi dibuka di Kabupaten Cilacap, Selasa (30/6/2020).

Hal itu ditandai dengan penyerahan Berita Acara Program TMMD dari Bupati Cilacap H Tatto Suwarto Pamuji kepada Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Kodim 0703 Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto SE MTr (Han) di Ruang Gadri, Kompleks Rumah Dinas Bupati Cilacap, Jawa Tengah.

TMMD-Sengkuyung02.jpg

Hadir Bupati Cilacap H Tatto Suwarto Pamuji, Dandim 0703 Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, Danlanal Cilacap Letkol Laut (P) Bambang Marwoto, Kajari Cilacap T Tri Ari Mulyanto SH MH, para Asisten Sekda Cilacap, Kepala Dispermades Cilacap Ahmad Arifin Santosa Raden, Kasdim Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian.

Juga Pasiter Kapten Cba M Isa Saefudin, Danramil 12 Sidareja Kapten Inf Saidin, perwakilan dinas instansi, OPD, BUMN/BUMD, dan stakeholder wilayah Cilacap, umsur Forkopimcam Sidareja, dan unsur Pemdes Karanggedang.

Dandim mengatakan, sarana infrastruktur yang ada di Desa Karanggedang menjadi sasaran utama TMMD. Jalan harus diperbaiki, karena itu formula dasar dimana masyarakat membutuhkan berbagai fasilitas, akses jalan untuk geliat ekonomi terutama mendistribusikan hasil bumi.

"Pembangunan jalan akan mempermudah akses masyarakat, apalagi generasi  muda kita. Yang biasanya ditempuh sejauh 5 km, melalui program TMMD ini hanya ditempuh sejauh 1 km saja. Disamping program lain, seperti pembangunan RTLH dan sejumlah kegiatan non fisik lainnya," ujar Dandim.

TMMD-Sengkuyung-4.jpg

Ia juga membeberkan sejumlah sasaran Program TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Karanggedang, Kecamatan Sidareja.

"Sasaran fisik yang kita garap diantaranya pembangunan jalan makadam dengan volume 600 x 3 meter, pembangunan jembatan 1 unit, pembangunan talud jalan dengan volume 184 m dan 42 m, pembangunan MCK 3 unit, pembangunan RTLH sebanyak 29 unit," terangnya.

Kemudian beberapa sasaran non fisik diantaranya penyuluhan pertanian, peternakan dan perkebunan, penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis, penyuluhan bela negara dan kamtibmas, penyuluhan tentang bencana alam dan narkoba serta lainnya. Dalam pelaksanaannya nanti, kegiatan tersebut menyesuaikan dengan protokol kesehatan.

Sementara Bupati Cilacap mengatakan, saat ini TMMD Sengkuyung Tahap II diselenggarakan di Desa Karanggedang, Kecamatan Sidareja.

TMMD merupakan salah satu upaya pemerintah untuk merawat, menjaga, dan melestarikan kebersamaan, gotong-royong untuk mnyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat. Melalui TMMD semua komponen bersinergi untuk membangun Kabupaten Cilacap.

Menurut Bupati, Kabupaten Cilacap tidak bisa dibangun oleh pemerintah saja, TNI-Polri saja, tetapi  harus dibangun bersama-sama dengan seluruh komponen serta peran masyarakat.

"Meski di tengah pandemi Covid-19, kegiatan TMMD harus tetap berjalan, karena TMMD merupakan patok budaya gotong-royong yang hingga saat ini masih terjaga. Untuk itu, mari kita sama-sama mempertahankan patok budaya gotong-royong ini," ungkapnya dalam pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II di Kabupaten Cilacap. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com